akhir-akhir ini saya selalu menyaksikan para pengendara sepeda motor seenaknya memacu tunggangannya. laiknya sang pembalap di siang bolong, sedikit ke kiri, si pembalap ini spt tidak mau kalah dgn yg di depannya, dan sedikit saja saya menyamping ke kanan... eh ga taunya ada juga si pembalap ga mau kalah.
hidup makin kesini memang makin edan, bayangkan saja, di perempatan gatot subroto yg di pasang baliho PAN itu tampak bersila seorang ibu-ibu yg menengadahkan tangannya ke jalanan ramai. walau matahari menonjok ubun-ubunnya, toh demi rupiah dia tidak pernah beranjak walau utk istirahat di bawah pohon, atau barangkali utk menyerumput teh dingin di dalam plastik es mungkin.