saya hanyalah manusia biasa, yg banyak dipenuhi oleh salah dan khilaf, oleh karena itu jikalau ada postingan saya yg kurang berkenan di hati saudara pembaca sekalian, mohon dimaafkan lahir bathin, karena kebenaran hanya berasal dari Allah, dan kesalahana sepenuhnya ada diri saya...
Tampilkan postingan dengan label kritik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kritik. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Februari 2020

Krisis Kepedulian dan Krisis Ideologitas (tulisan lama)

"Hal yang terburuk adalah, jika semuanya berlanjut seperti yang sudah-sudah, situasi akan menjadi lebih buruk." Demikian pernyataan Ketua Delegasi Kuba Jose Ramon Machado Ventura pada pertemuan pangan dunia yang diselenggarakan Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) di Roma, 4 Juni 2008 lalu. Komentar Ventura tersebut memang sangatlah beralasan, bagaimana tidak, menanggapi kondisi krisis pangan dunia yang saat ini sangatlah menyedihkan, dihadapkan pula dengan kondisi 1,2 milyar penduduk dunia yang hidup di bawah garis kemiskinan memang sangat ironis.

Selasa, 13 November 2018

PSI menolak perda syariat islam? hebat!

Partai yg belum ada apa apanya, masuk DPR saja belum sudah memberikan pernyataan yg kontroversi. Saya tidak ingin membahas pidato ketua umum yg menolak syariat islam, tapi saya ingin menghargai sikap beraninya yg berbeda dari partai yg lain.

Setidaknya partai ini berani memberikan warna yg jelas, kalo bisa dibilang jenis kelamin yg jelas dalam peta perpolitikan Indonesia. Banyak partai di Indonesia apalagi yg berbasis massa Islam, yg katanya memperjuangkan Islam --tapi, dalam hal memperjuangkan syariat Islam masih dirasakan abu-abu.

Partai adalah kumpulan orang-orang yg berpolitik dan memperjuangkan ideologinya dlm perpolitikan. PSI bukan sekedar pendobrak kebuntuan itu semua, tapi PSI bisa jadi partai pertama yg menolak syariat --baik islam atau injil, dan untuk itu saya menolak juga partai ini.

Sabtu, 04 Agustus 2018

Islam tidak identik dengan Khilafah?

Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Ma'ruf Amin mengatakan sistem kenegaraan Indonesia tidak bertentangan dengan Islam. Sebab, Islam tidak identik dengan sistem khilafah. (https://news.detik.com/berita/d-3677005/kh-maruf-amin-tidak-benar-islam-identik-dengan-khilafah)

al mukarram Ma'ruf mengatakan NKRI tdk bertentangan dengan Islam, lalu mengatakan khilafah tidak identik dgn Islam? Sejenak saya memutar otak utk memahami maksud beliau, dan akhirnya saya dapat bahwa beliau sedang mengajak pembaca bahwa di Islam tdk ada khilafah yg ada hanya NKRI a.ka Demokrasi.

Demokrasi, Ekspor Paling Mematikan dari Amerika

William Blum, dalam bukunya yang berjudul Demokrasi ekspor paling mematikan dari Amerika (pent.), dengan tebal 460 halaman, secara singkat dapat di sampakan sebagai berikut :

“Rahasia untuk memahami kebijakan luar negeri Amerika Serikat adalah tidak ada rahasia,” demikian kalimat pertama yang ditulis oleh William Blum dalam bukunya ini. Menurut Blum, jika kita menyadari prinsip utama bahwa AS berupaya untuk mendominasi dunia, dan untuk tujuan ini AS akan menghalalkan segala cara, maka dengan mudah kita akan menganalisis berbagai kebijakan Washington. Blum menyodorkan data-data sebagai bukti dari pernyataannya ini, antara lain:

-sejak berakhirnya PD II, AS telah berupaya keras untuk menggulingkan lebih dari 50 pemerintahan di luar negeri yang kebanyakan dipilih secara demokratis

Kamis, 02 Januari 2014

ideologi ekonomi liberal

Hatta Rajasa: harga elpiji bukan domain pemerintah karena itu diserahkan ke pasar, kecuali SUBSIDI...
---------------------------------------------------
DOMAIN PASAR: Teori Ekonomi Invisible Hand adalah kompetisi diantara para distributor atau penjual dan pembeli yg akan menghasilkan relativitas atau kemungkinan terbaik dlm transaksi krn hal itu dpt mendorong semua orang utk melakukan kualifikasi dan peningkatan investasi sehingga yg akhirnya akan menghasilkan nilai lebih dgn tenaga kerja yg fixed atau tetap.

Senin, 22 Juli 2013

don't judge a book by its cover

buktinya media massa hanya mengepentingkan rating penonton adalah ketika kasus FPI di kendal heboh, media massa ramai memberitakan sampai mengundang narasumber yg sebenarnya bukan dari pihak yg diberitakan tapi kontra dari kasus yg ada, karena apa? karena ada 'public interest' di issue FPI ini utk menaikan rating, seandainya tidak ada 'public interest' maka media massa tidak akan mengangkatnya.

Sama halnya dgn kasus korupsi hambalang dan sejenisnya, media massa heboh setengah mati memberitakannya karena disitulah ladang penghidupannya sebuah media massa -rating. Media massa tidak akan pernah biasa memberitakan yg biasa2 saja, misal: bakti sosial, advokasi, hingga sifat persuasif FPI sebelum melakukan sweeping, karena dianggap tidak terlalu penting bagi media massa -padahal penting utk informasi masyarakat.

don't judge a book by its cover []

Jumat, 21 Juni 2013

Homo Ekonomikus

Berikut ini adalah perubahan harga BBM bersubsidi, yang dalam hal ini Premium per liter, sejak era Soeharto hingga SBY:

Soeharto
1991: Rp 150 naik jadi Rp 550
1993: Rp 550 naik jadi Rp 700
1998: Rp 700 naik jadi Rp 1.200

BJ Habibie
1998: Rp 1.200 turun ke Rp 1.000

Abdurrahman Wahid
1999: Rp 1.000 turun jadi Rp 600
2000: Rp 600 naik ke Rp 1.150
2001: Rp 1.150 naik ke Rp 1.450

Megawati Soekarnoputri
2002: Rp 1.450 naik jadi Rp 1.550
2003: Rp 1.500 naik jadi Rp 1.810

SBY
2005: Rp 1.810 naik jadi Rp 2.400
2005: Rp 2.400 naik jadi Rp 4.500
2008: Rp 4.500 naik jadi Rp 6.000
2008: Rp 6.000 turun ke Rp 5.500
2008: Rp 5.500 turun ke Rp 5.000
2009: Rp 5.000 turun ke Rp 4.500
------------------------------------------------------------
dikarenakan 95 persen migas indonesia di kuasai asing maka konsekuensinya adalah naiknya harga bahan bakar minyak oleh karena adanya impor dan jatah kilang minyak indonesia yg semakin terkikis (berkurang).

Adam Smith pernah menganjurkan agar pemerintah jangan ikut campur dalam kegiatan ekonomi masyarakat. Teori Smith itu seakan membuat semuanya terasa indah. “Prinsiplaissez-faire (tangan-tangan tak kelihatan) membuat manusia akan kaya. “Terkait investasi dan alokasi dana, dibiarkan masyarakat yang mengatur.

Anjuran Smith itu justru membuat manusia menjadi ‘Homo Ekonomikus’, manusia semata-mata hanya dipandang dari sisi ekonomi semata.

Alhasil, hubungan pemerintah dengan rakyat hanya urusan dagang jual beli, tidak ada yg namanya pengurusan murni demi kesejahteraan rakyat, semua dihitung oleh untung rugi. Jika pemerintah mengalami kerugian maka dengan berbagai cara --baik melalui UU, iklan pembodohan, utak atik hitungan matematika akal-akalan, sampai kpd partai jongos pro rezim, akan sekuat daya upaya utk mengembalikan keuntungan itu kembali ke kas pemerintah (APBN) dengan dalih yg dibuat-buat:
(1) subsidi tidak tepat sasaran krn hanya org kaya saja yg menikmati subsidi
(2) APBN jebol
(3) persediaan migas menipis
(4) harga minyak dunia naik (padahal indonesia memiliki kilang minyak sendiri)
(5) opsi terakhir dari opsi2 yg lain (padahal mengusut aset koruptor jalan ditempat, simpang siur century gate, hambalang gate dan gate2 lainnya.
(6) pemerintah hanya menjalankan tugas (tugasnya hanya memiskinkan rakyat)
(7) ... isi sendiri. []

efek domino kenaikan bbm

Logika Menkeu Chatib Basri, dengan adanya Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) masyarakat yang terkena dampak kenaikan harga BBM bersubsidi bisa dibantu.

"Dengan kenaikan harga BBM penduduk miskin baru akan bertambah 4 juta orang, itu kalau tidak ada kompensasi," ujar Chatib di gedung DPR, Senin (17/6/2013).

Chatib menjelaskan BLSM akan diberikan kepada 15,5 juta kepala keluarga. Dalam hitungannya, setiap rumah tangga ada 4 orang, jadi total masyarakat yang mendapat bantuan sekitar 62,5 juta orang. "Dengan ini angka kemiskinan tidak ada peningkatan," tegas Chatib.
----------------------------------------------------------------------
Logika efek domino kenaikan BBM:
(1) harga barang ikut naik
(2) harga transportasi ikut naik
(3) harga properti ikut naik
(4) biaya sekolah naik (akibat dari kenaikan harga barang2 keperluan sekolah spt. buku2, gedung, seragam, dll)
(5) harga sembako (rempah2, ikan laut, daging, buah2an) ikut naik
(6) biaya distribusi barang (krn transportasi menggunakan BBM) ikut naik
(7) ... isi sendiri

Alhasil, yg 'sudah miskin' semakin tertinggal jauh tidak dpt menjangkau keperluan primernya, yg 'baru miskin' akan menghentikan pengeluaran sekunder dan hanya fokus memenuhi keperluan primernya saja, yg 'was-was miskin' akan menghemat keperluan sekundernya dan mulai memperbanyak primernya, yg 'kaya' akan mulai mengurangi keperluan tersier, memperbanyak sekunder & primernya.

So, pemerintah hanya memposisikan dirinya sebagai penjual yg mempunyai barang utk dijual kepada pembeli (rakyat). BLSM hanya sebagai 'diskon' agar pembeli (rakyat) menerima keputusan harga baru yg ditetapkan oleh penjual (pemerintah) dan itupun hanya bersifat sementara, setelah itu silakan menikmati harga baru dgn efek dominonya.[]

Senin, 31 Desember 2012

Hell Yeah New Year

seringkali kita mendengar bahwa DEMOKRASI merefleksikan kehendak rakyat, DEMOKRASI dijadikan sebuah prototipe ide yg menjadi lokomotif perubahan bangkitnya sebuah bangsa dan negara utk mencapai kesejahteraan dan kemakmuran, apapun namanya (RESTORASI, REFORMASI, bahkan REVOLUSI) nyatanya tetap SAJA menggunakan DEMOKRASI.

FAKTANYA, DEMOKRASI tidak lebih merefleksikan kehendak BARAT, dalam hal ini AMERIKA, INGGRIS dan sebagian besar negara2 EROPA yg erat kaitannya dgn KAPITALISME, "rakyat" BARAT menggunakan DEMOKRASI utk menghegemoni negara dunia ketiga agar sejalan dgn BARAT.

so, jika kamu menemukan pernyataan2, komentar2 yg selalu menyinggung & menyudutkan BARAT (AMERIKA, INGGRIS & EROPA) sebagai penyebab kerusakan sosial, penyebab kemiskinan, penyebab kemorosotan dunia pendidikan, dan segudang bobroknya moral manusia dewasa ini, maka jangan salah sangka dulu, memang demikianlah adanya.

sebagaimana ILLUMINATI ZIONIS yg selalu menjadi peran sentral di belakang mereka (BARAT), TAHUN BARU? HELL YEAH.... itulah salah satunya!!! []

Sabtu, 22 Oktober 2011

“restorasi indonesia” apa artinya?


Cukup sering saya mendengar kata restorasi, terutama karena kata itu dipakai menjadi salah satu kata dari slogan sebuah ormas, Nasional Demokrat, Restorasi Indonesia.  Ormas yang diusung oleh seorang tokoh nasional dan didukung dengan media televisi dan cetak berskala nasional juga.

http://nbasis.files.wordpress.com/2010/06/visi-misi-nasdem.jpg
Kata restorasi di telinga saya masih saja saya pahami dengan rumah makan (restoran) atau gerbong kereta makan. Padahal bisa jadi bukan itu yang dimaksud. Apa sebenarnya arti restorasi itu?

Sudah beberapa lama saya ingin membuka kamus untuk mengetahui artinya, dan baru kali ini benar-benar sempat membuka dan berusaha memahami artinya.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, restorasi berarti n. pengembalian atau pemulihan terhadap keadaan semula (tt gedung bersejarah, kedudukan raja, negara); atau berarti pemugaran. Jadi merestorasi itu berarti v. melakukan restorasi; mengembalikan atau memulihkan kpd keadaan semula; memugar; Pemerintah akan merestorasi bangunan bersejarah.

Masih menurut kamus, Restorasi juga berarti n. gerbong kereta api yang dijadikan restoran (rumah makan).  Nah arti ini yang sudah melekat di benak ku dan mungkin benak banyak orang yang lain. Jadi kalau restorasi Indonesia berarti memulihkan Indonesia dong….. Setelah menengok sedikit ke website Nasional Demokrat ternyata memang begitu.

Restorasi Indonesia yang diusung Nasional Demokrat ternyata untuk memulihkan Indonesia melalui pemulihan negara, pemulihan kehidupan rakyat, dan pemulihan kebijakan internasional sehingga akan tercapai Masyarakat Indonesia yang Merdeka Seutuhnya (sumber: www.nasionaldemokrat.org).

Sungguh sebuah gerakan dengan tujuan yang mulia. Dan semoga organisasi, gerakan dan tujuan itu akan selalu terjaga seperti itu. Bukan seperti yang sudah-sudah, bila di luar pemerintahan begitu getol membela rakyat, tetapi ketika sudah berkuasa (di dalam pemerintahan) menjadi LUPA DIRI dan tidak berpihak pada rakyat sama sekali. (http://bahasa.kompasiana.com/2011/04/29/restorasi-indonesia-apa-artinya/)
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
menurut saya, restorasi tidak ada ubahnya dengan reformasi, jika reformasi di artikan dengan merubah iklim birokrasi dan politik, maka restorasi merupakan saudara kandungnya.

jika ingin belajar dari keruntuhan berlin yg ditandai dengan bersatunya jerman barat dan jerman timur, hal itu seharusnya mendorong perubahan ke arah yg lebih fundamental. nyatanya tidak, perubahan itu hanya merubah person (orang) dan bukannya sistem.

terlebih jika kita ingin meneropong sejarah pengepungan penjara bastile di paris misalkan. tetap saja tidak ada perubahan. biar walau pun kala itu para buruh meneriakkan restorasi perancis, tetap saja orang-orang yg bercokol hanya berganti pada waktu itu saja dan sistem yg berjalan di belakangnya tetaplan yahudisasi alias kapitalisme sekulerisme, komunis tetap menjadi alat pijakan yg bisa di peralat kapan pun juga.

sebagai lawan dari kapitalisme dan komunisme (sosialisme) yg keduanya notabene sekulerisme, adalah islam yg secara fundamental sangat berbeda dari kedua hal sistem itu. baik di tilik dari segi akidahnya, politik, ekonomi, sampai permasalahan hukum dan pemerintahan. islam mengambil peranan seluas-luasnya thdp pengaturan perikehdiupan manusia di dunia.

sejak dari bayi hingga pengurusan jenazah (dan urusan setelahnya itu), dari tidur hingga bangun dari tidur, bahkan tidurnya pun di atur oleh islam. jadi tidak ada jalan lain selain berpijak sepenuhnya thdp islam. AllahuAkbar! []

tambahan (yg dianggap perlu silakan, yg tidak ya sumonggoo...) ::
http://4.bp.blogspot.com/_k9AaMFPJaFw/TGoeZgotCoI/AAAAAAAAAbk/qoeeooNJD54/s1600/Valentino-Rossi888.jpgseorang valentino rossi memang sangat berjaya kala yg dikendarainya honda, terlebih ketika berpindah ke yamaha, tapi alangkah tidak beruntungnya dikala rossi berpindah pabrikan ke ducati. pamor sebagai juara dunia sangat tidak mungkin lagi terkejar olehnya, mengapa? karena antara honda, yamaha dan ducati memang pabrikan yg tidak sama, honda merupakan pabrikan berpengalaman yg sekarang mengantarkan casey stoner meraih podium setiap kali menjajal sirkuit, begitu pula dgn pabrikan yamaha dapat mengantarkan mantan rekan rossi itu (lorenzo) menghadapi rivalnya casey stoner -walau pun harus kelabakan mengejarnya-, sementara ducati walaupun sempat meraih podium pertama, itu pun hanya sementara, tidak tergantung tangan siapa yg memegang stang motornya, tidak tergantung siapa pun yg menunggang joknya, biar seorang valentino rossi pun yg menungganginya tetap saja ducati tidak akan pernah bisa mengejar honda dan yamaha. karena apa? karena faktor tunggangannya (motor).

http://www.apakabar.web.id/wp-content/uploads/2011/09/presiden_sby.jpgtak peduli siapa yg duduk di atas singgasana kekuasaannya, tak peduli siapa yg hebat memerintah negaranya, kalau sistem (ideologi) adalah tunggangan demokrasi ala sekulerisme di campur neo liberalisme dengan dukungan kapitalisme, tetap saja SBY tidak berdaya di hadapan si kulit hitam Obama, begitu pula dng carut marut perpolitikan indonesia. proses pemilu, pilkada, dan pilkadal (huehehe...) walau pun sampai nabi (maksum) yg memerintah sebuah negara yg demokratis, tetap saja orang banyak (demo-krasi) yg berbicara, sang nabi tetap saja diam seribu bahasa (regulator yg tidak menjadi eksekutor).

utk itu ganti saja motornya, ganti saja mobilnya, bila motor dan mobil itu sudah tidak bisa memberikan manfaat bagi kehidupan.

kenapa kalian beragama?

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhTEylJzvTeQoCOgLD24xP5fpFCyhElDE43tnPrCOkICiYPSSIyncEMO2Y9RfkgM1NiQ1u-xTiM4pD-vs-9LJFcJ0QUlvxp9_UeziXz8sQzZKSoRIPQxdOSuquRIh6xJjgzlkCpVnVNV5VI/s1600/1.2.2.3.gifSaya sendiri pernah, belajar agama Islam 87,5% + Kristen 4% + Hindu 5% + Budha 3% + Yahudi 0,2% + Wiwitan 0,3%, orang tua saya sendiri muslim, bahkan di antara kami ada orang tuanya sebagai guru ngaji.
----------------------------------------------------------------------
luar biasa, penguasaan beliau ttg agama2 dunia bisa di ukur sekian persen... tapi sayang ujung2nya tanpa agama (atheis)


=============================================== 
perang berlatar agama hingga saat ini terus berjalan. Apa kamu menyayangkan kalau perang berlatar agama itu berhenti?
----------------------------------------------------------------------------------------------------------
maklum memang, kita bisa mengambil contoh para meneer-meneer portugis dulu yg datang ke indonesia yg "katanya" memiiliki misi Gold (ekonomi), Glory (kekuasaan/politik) dan Gospel (penyebaran agama), seringkali kali kita terkecoh bahwa datangnya para meneer itu di dominasi oleh semangat Gospel (penyebaran agama), tapi apakah beliau lupa ada yg lebih penting dari itu adalah masalah perut (ekonomi/Gold) dan lebih dari itu adalah Glory, dimana ambisi politik menjajah bangsa lain sudah sangat akut (membantai penduduk mengatasnamakan agama?)

http://grafisosial.files.wordpress.com/2008/06/urusan-agama.jpg
sepertinya kita harus fair dalam bersikap, dan sayang sekali bila beliau hanya mengambil irisan 1/3 sembari melupakan 2/3 lainnya. bahkan 1/3 itu di cap sebagai barang yg harus di jauhi, barang yg harus dibuang dan tidak pantas di pakai lagi?


bila beliau ingin fair, seharusnya akan ada Komunitas Apolitik Indonesia (komunitas antipolitik), atau akan keluar aktivis Komunitas Aekonomi Indonesia (komunitas antiekonomi), yg sekali lagi dilatarbelakangi oleh ke-trauma-an dalam menyikapi tingkah polah manusia dlm berperikehidupan dan berkemanusiaan.


dan lucu sekali seandainya ada Komunitas Aekonomi INdonesia, bagaimana seandainya mereka ingin bertransaksi? membeli lauk pauk di warung misalkan (karena itu termasuk dalam prosedur ekonomi) apakah mereka akan menjadi maling dan perampok semua?
sayang sekali... ckckckck
[]

Senin, 17 Oktober 2011

Demokrasi sedang membunuh dirinya sendiri?


http://www.pdk.or.id/wp-content/uploads/2011/03/bunuh-diri-terjun2.jpgDemokrasi adalah sistem pemerintahan yang menempatkan kekuasaan di tangan rakyat. Dalam alam demokrasi, tiap anggota masyarakat memiliki hak politik dan hak untuk berpendapat yang setara. Salah satu perwujudan hak ini adalah dengan diselenggarakannya pemilu, di mana akan terjadi kompetisi antara calon2 perwakilan rakyat. Tapi dalam artikel ini, bukan masalah pemilu yang ingin saya bahas, melainkan soal hak berpendapat.

Dengan kebebasan berpendapat yang ada di dalam demokrasi, dapat dikatakan hampir semua hal boleh disampaikan, tentu saja sejauh tidak melanggar hukum yang berlaku. Namun, bagaimana bila, ternyata ada warga masyarakat yang berpendapat bahwa demokrasi itu jelek dan sesat, dan oleh karena itu perlu digantikan dengan sistem lain yang menurut mereka lebih baik dan benar? Saya melihat ada kontradiksi di dalam pendapat semacam itu. Di satu sisi, mereka dapat mengutarakan pendapat karena mereka hidup di alam demokrasi. Namun di sisi lain, pendapat mereka justru mengecilkan atau bahkan ingin menghilangkan sistem demokrasi yang justru memungkinkan mereka berpendapat semacam itu.

Saya tidak tahu apakah bila dalam demokrasi diadakan aturan yang melarang pendapat2 semacam itu, sistem demokrasi tersebut masih bisa disebut sebagai demokrasi? (Bingung kan? Hehehe..) Namun di luar pertanyaan terakhir tadi, dengan segala kebebasannya, saya jadi melihat bahwa demokrasi (seakan2) membuka kemungkinan bagi terbunuhnya demokrasi itu sendiri. [] sumber : ga ingat

Rabu, 21 September 2011

democrazy is crazy!

Demokrasi bagi presiden adalah jalan panjang menuju penguasaan atas negara. Demokrasi bagi dewan legislatif adalah jalan panjang menuju terciptanya tatanan peraturan yg kondusif bagi mereka. Demokrasi bagi para menteri presiden adalah tempat mengabdi sekaligus lahan subur mengalirnya pundi-pundi kekayaan bagi diri mereka sendiri. Demokrasi bagi pengusaha & konglomerat adalah hubungan simbiosis mutualisme (saling menguntungkan) dgn pemerintah, yg lain tidak. 

Demokrasi bagi rakyat miskin adalah alat sistematis utk mengurangi pasokan jatah makanan pokok bagi diri mereka sendiri. Demokrasi bagi buruh miskin adalah proses pembodohan sekaligus pemiskinan terselubung dlm upaya meraih keuntungan sepihak. 

Demokrasi bagi kami adalah barang sampah yg tdk layak di daur ulang bgmn pun bentuknya. Demokrasi bagi kami adalah sebentuk komunitas orang2 bodoh yg tidak memiliki otak dalam berpikir. Demokrasi bagi kami adalah sistem manipulasi sekaligus pembusukan kelas atas thdp kelas bawah & hanya mementingkan kepentingan pribadi. Demokrasi menciptakan manusia2 beriman berubah menjadi gila kekuasaan (walaupun dalih agama dibawa di ranah demokrasi, padahal salah alamat!) & gila harta. 

Demokrasi menciptakan orang seperti Michael Jackson si negro merasa risih thdp warna kulitnya yg gelap. Demokrasi menciptakan org2 selalu mengejar2 popularitas, mengejar bayang2 semu di depannya, mengejar fatamorgana yg tdk pernah berakhir hingga akhir kiamat pun! Selamat datang kontroversi!!