saya hanyalah manusia biasa, yg banyak dipenuhi oleh salah dan khilaf, oleh karena itu jikalau ada postingan saya yg kurang berkenan di hati saudara pembaca sekalian, mohon dimaafkan lahir bathin, karena kebenaran hanya berasal dari Allah, dan kesalahana sepenuhnya ada diri saya...

Kamis, 02 Januari 2014

ideologi ekonomi liberal

Hatta Rajasa: harga elpiji bukan domain pemerintah karena itu diserahkan ke pasar, kecuali SUBSIDI...
---------------------------------------------------
DOMAIN PASAR: Teori Ekonomi Invisible Hand adalah kompetisi diantara para distributor atau penjual dan pembeli yg akan menghasilkan relativitas atau kemungkinan terbaik dlm transaksi krn hal itu dpt mendorong semua orang utk melakukan kualifikasi dan peningkatan investasi sehingga yg akhirnya akan menghasilkan nilai lebih dgn tenaga kerja yg fixed atau tetap.

Senin, 22 Juli 2013

don't judge a book by its cover

buktinya media massa hanya mengepentingkan rating penonton adalah ketika kasus FPI di kendal heboh, media massa ramai memberitakan sampai mengundang narasumber yg sebenarnya bukan dari pihak yg diberitakan tapi kontra dari kasus yg ada, karena apa? karena ada 'public interest' di issue FPI ini utk menaikan rating, seandainya tidak ada 'public interest' maka media massa tidak akan mengangkatnya.

Sama halnya dgn kasus korupsi hambalang dan sejenisnya, media massa heboh setengah mati memberitakannya karena disitulah ladang penghidupannya sebuah media massa -rating. Media massa tidak akan pernah biasa memberitakan yg biasa2 saja, misal: bakti sosial, advokasi, hingga sifat persuasif FPI sebelum melakukan sweeping, karena dianggap tidak terlalu penting bagi media massa -padahal penting utk informasi masyarakat.

don't judge a book by its cover []

Sabtu, 13 Juli 2013

Kebenaran tak selamanya masuk akal

Kebenaran tak selamanya masuk akal. jika kebenaran diukur dengan banyaknya pengikut, kuatnya tentara dan tenaga, dan banyaknya uang, harusnya Fir’aun lah yang menang dan Musa kalah. Tapi faktanya, Musa lah yang berhasil membebaskan Bani Israel dari perbudakan Fir’aun dan Fir’aun beserta bala tentaranya ditenggelamkan di laut, itu karena kebenaran absolut hanya berasal dari Allah.

Jika akal yang menjadi patokan kebenaran, di sinilah kecurangan menjadi sebuah kebenaran, di sinilah korupsi menjadi kebenaran, karena manusia berfikir kalau saya tidak curang bagaimana saya bisa menang. Kalau saya hanya mengandalkan gaji, bagaimana mungkin anak saya bisa sekolah, kalau saya mengandalkan tunjangan mana mungkin saya bisa membeli kendaraan dan rumah. Innalillahi wa innailaihi roji’un.

Padahal Allah lah yang bisa memenangkan hambanya dengan cara terhormat, padahal Allah yang bisa memenuhi kebutuhan anak dan istri di rumah, Wallahu a’lam bishowab. Allahlah yang mengetahui kahekat kebenaran. [Ustadz Bachtiar Natsir]